Selasa, 01 Juli 2014

How to Train Your Dragon 2



       Semua kisah masih bermula dari Berk, sebuah negeri antah berantah di pojokan paling pojok dunia, 5 tahun paska perdamaian antara bangsa Viking dengan para naga. Sekelompok muda-mudi sedang asyik balap karung naga, karena sekarang naga bukan lagi musuh, melainkan sejenis peliharaan sekaligus teman sehari-hari yang membantu pekerjaan rumah tangga. Sebagai imbalannya, penduduk Berk juga memperlakukan naga dengan baik, memberi makan, membuatkan benteng tempat berlindung, bahkan menawarkan persahabatan. Perlombaan siang itu as always dimenangkan oleh Astrid Hofferson, meskipun si kembar Tuffnut dan Ruffnut yang—secara tidak langsung—dibantu oleh Fishlegs dan Snoutlout yang lagi jatuh cinta sama Ruffnut setelah gagal merayu Astrid *iyyalah, Hiccup bukan tandingan lw, okay?*
       Masalahnya adalah dimanakah Hiccup, selebriti kesayangan kita, berada??? 

Hiccup dengan baju terbangnya yang nggak bisa dicuci, dan Toothless seneng banget jilatin baju ini XD
Hiccup ternyata sedang asyik terbang menembus awan, bertualang bersama naga kesayangannya mencari daratan yang belum terpetakan. Alasannya? Karena sang ayah, Stoick, terus mengajak Hiccup bicara serius soal penunjukannyanya sebagai suksesor menjadi kepala suku *jadi inget Merida di Brave*. Entah karena nggak mau, ngerasa nggak sanggup, atau cuma karena males, Hiccup kabur. Hiccup dan Toothless yang saat itu kedatangan Astrid beserta naganya mengikuti sumber asap yang mencurigakan dan sampai di sebuah kapal milik Eret Son Of Eret *apa sih?*. Eret ini adalah dragon trapper yang mengaku bekerja atas perintah Drago Bludvist, mengumpulkan naga untuk dijadikan pasukannya.

Berk
Hiccup menyampaikan hasil temuannya pada Stoick sang ayah, namun seperti biasa, Stoick tak pernah menganggap serius apa yang disampaikan Hiccup sampai sang anak menyebut nama Drago. Stoick ternyata pernah bertemu dengan Drago sebelumnya, ia datang tiba-tiba dalam pertemuan kepala suku yang berakhir dengan terbunuhnya seluruh kepala suku kecuali Stoick. Karuan saja Stoick yang panik memerintahkan seluruh naga agar didaratkan dan tak seorangpun boleh keluar dari benteng. Tapi bukan Hiccup namanya jika menurut nggak pake membangkang. Ia yang merasa bisa membujuk Drago untuk berubah fikiran pun --lagi-lagi-- kabur diikuti Astrid yang sama keras kepalanya. 
       Dari sanalah petualangan Hiccup dimulai. Ia bertemu dengan penunggang naga misterius yang ternyata menyembunyikan gua es penuh dengan ratusan naga, sekaligus menyimpan sepotong rahasia masa lalu yang tidak diketahui Hiccup. Film berdurasi 105 menit ini kurang lebih bertutur tentang kisah pencarian jati diri seorang Hiccup Horrendous Haddock III lengkap dengan petualangan serunya menjelajah langit di punggung naga sekaligus sahabat terbaiknya, Toothless.



       Oke, gw nonton film ini lebih dari seminggu yang lalu. Terus kenapa baru nulis review (abal-abal) nya sekarang? Karena sampe sekarang pun gw belum bisa move on dari film ini. Memorable banget rasanya bisa ketawa dengan mata sembab, yang untungnya ruangan bioskop kan gelap, hehe. Banyak yang bilang HTTYD saga ini nggak seperti film-film keluaran dreamworks lainnya yang glamor, kocak dan merujuk pada budaya pop, sebut saja shrek dan kungfu panda. HTTYD lebih mirip film keluaran saingan seumur hidupnya dreamwork a.k.a Pixar studio, yang meskipun jarang2 glamor dan meriah tapi memang dikenal sebagai pabriknya film animasi dengan cerita bagus dan script yang dibuat sepenuh hati. Gw salah satu fans beratnya Pixar, jadi masuk akal dong kalo HTTYD saga ini masuk nominasi Best Animated Ever versi gw, atau malah film animasi terbaik yang pernah dibuat Dreamworks--along with Kungfu Panda. ;)

       Film yang dikemas apik ini membalut sebuah pesan moral tentang kepercayaan diri seorang Hiccup (dan Toothless) yang meskipun difabel, tak pernah ragu untuk membela apa yang mereka yakini. Di awal HTTYD1 Toothless kehilangan sirip ekor sebelah kirinya akibat kelakuan Hiccup yang begitu ingin membuktikan diri dengan membunuh night fury, sedangkan di akhir cerita Hiccup dikisahkan kehilangan kaki kirinya demi menyelamatkan warga Berk. Di HTTYD2 ini kita bisa melihat Hiccup yang masih sama PeDe-nya dengan dulu berjuang melawan Drago Bludvist, juga Toothless yang menantang naga Alpha demi melindungi Hiccup.
       Nggak berlebihan rasanya menyebut film animasi ini sebagai paket komplit yang enak dinikmati. Kisah persahabatan manusia dan naga yang mau nggak mau bikin gw terharu, ditambah lagi ada banyak hal yang bisa kita pelajari dari cerita emas ini. seperti misalnya; membangkang itu nggak selamanya buruk, kok! *ini sih maunya gw* karena kalau Hiccup nggak keras kepala, mungkin bangsa Viking nggak akan pernah berdamai sama yang namanya naga. Selain itu jangan ragu untuk membela keyakinan dan apapun yang kamu cintai. Disini Hiccup yakin bisa membujuk Drago meskipun sang ayah menyangsikannya, namun Hiccup tak pernah mundur dan terus berusaha membuktikan diri. Dari sanalah kita belajar bahwa meskipun pada akhirnya ia gagal membujuk Drago, akan tetapi ia memenangkan pertempuran yang nyaris mustahil dengan fakta seluruh naga berada di bawah kendali Bewilderbeast milik Drago. Kemenangan itu mungkin tak akan terjadi jika saja Hiccup tetap berdiam dibalik benteng, bersembunyi dari tantangan.

Hiccup dan kawan-kawan
       Berpetualanglah keliling dunia! Kalau ini sih emang udah cita-cita gw dari dulu dan syukurnya, juga bagian dari cita-cita Hiccup yang sangat ingin melihat ada apa diluar sana. Pertemuannya dengan Valka semakin memantapkan niatnya untuk pergi menjelajah dunia, tapi belum juga hal itu tercapai, sebuah peristiwa yang mengubah takdir Hiccup terjadi. Sebuah kehilangan menyakitkan yang mendewasakannya sekaligus membawanya kembali ke Berk, kembali pada rakyatnya.

        Masih banyak sebenarnya yang bisa diambil dari film ini, banyak buaanget. Tapi yeah… seperti biasa kalau udah mulai ditulis, gw lupa mau nulis apa, hehe. Gw nggak akan ngomentarin efek dan animasi nya karna kalau soal itu gw nggak terlalu ngerti. Cuma yang pasti, menurut standar gw animasinya udah luarrr biasa, apalagi bagian terbang-terbang itu. Scene favorit gw? Buaaanyaakk, karena hampir semuanya berkesan dan unforgettable. Tapi beberapa yang paling gw suka yaitu scene Hiccup sama Astrid, scene Toothless ngelawan Bewilderbeast, scene Hiccup menyadarkan Toothless dari hipnotis Bewilderbeast, melatih Toothless untuk melawan pengaruh jahat dan nggak pernah melupakan bahwa ia adalah sahabat manusia. Juga… pastinya bagian ending, sesaat setelah Hiccup dan Toothless memenangkan pertempuran final (terutama waktu Cloudjumper membungkuk hormat pada Toothless, sang naga Alpha baru).
Astrid cantik yaa...
       Oiya, satu lagi yang memorable banget adalah scene stoick dan valka yang bertemu lagi setelah terpisah selama 20 tahun. Lazimnya, Stoick bakalan marah sama Valka yang lebih memilih hidup bersama para naga dan nggak pernah kembali padanya dan putra mereka. Tapi yang Stoick bilang saat itu Cuma: “You’re as beautiful as the day I lost you!” ooo-mai-gat!!! *crying* bahkan setelah 20 tahun Stoick masih begitu mengerti istrinya, and all he have to say just… kamu masih sama cantiknya seperti saat aku kehilanganmu 20 tahun lalu?? *pingsan*

       Menurut gw sekuel dari film yang rilis 2010 lalu ini serba lebih dilihat dari sisi manapun. Kedalaman cerita, penokohan yang kuat, humor yang tepat sasaran, selipan rahasia disana-sini, scene yang menguras emosi, bahkan juga ketegangan yang mampu menjaga tensi tetap stabil dari awal sampai akhir. Jadi gw berharap semoga kesuksesannya bisa melebihi pencapaian prequelnya dulu, simply supaya para produser setuju buat bikin trilogy nya, tetralogy malah kalo bisa mah :p Meskipun rentang waktu 4 tahun untuk kategori film anak-anak gini tuh tergolong lama, kan anak-anak cepet berubah, jadi kayaknya demografi penonton juga ikut bergeser. Mereka yang nonton HTTYD2 ini belum tentu udah nonton film pertamanya, jadi mungkin nggak begitu paham dengan kedekatan emosional antara Hiccup dan Toothless juga hubungan mereka dengan tokoh2 lainnya, ditambah lagi tone cerita nya yang agak dark (i mean... film animasi mana coba yang berani banget memotong kaki karakter utama nya yang masih remaja?) dan storyline yang nggak sesederhana film anak pada umumnya, gw malah sempet mikir apa bocah2 itu ngerti ya nontonnya? Wkwkwkwk. 

       Dan yang terakhir tapi nggak kalah penting adalah… *sebenernya gw udah nahan diri dari tadi buat nggak nulis ini, tapi* Hiccupnya jadi ganteung!! hehe *dijewer Seung Gi* tampilannya bukan lagi mirip sesosok ‘talking fishbone’ yang kurus, konyol, dan nggak kuat ngangkat palu. Khas tampilan anak 15 tahun yang langganan banget ngacau dan dibully orang, hehe. Hiccup versi 20 tahun ini manis bingit dan kece! :p


Hiccup di HTTYD1
       Eniwei… film ini recommended banget lah buat ditonton. Worthy bahkan buat orang dewasa sekalipun, jadi, yang belum nonton cepetan deh ditonton! Heheee. Dan kalo gw disuruh ngasih rating maka How to Train Your Dragon 2 ini gw anggap pantes dapet 8.5 dari 10 bintang! oke, bud... sampe disini dulu cicicuit gw kali ini, soalnya gw mau keliling dunia sekarang, kali-kali aja gak sengaja bisa nemu naga trus temenan deh, wkwkwk. Jadi nggak sabar nunggu 2016!!! XD